
Germo adalah laki-laki paling beruntung di dunia. Sepanjang hidupnya ia selalu dikelilingi wanita-wanita cantik dalam kondisi prima. Laki-laki pada umumnya diperbudak wanita cantik, germo sebaliknya mengeksploitasi wanita cantik demi keuntungan yang lebih besar. Seorang germo tidak boleh tergoda oleh kemolekan wanita-wanita koleksinya, ia harus mampu mengendalikan diri; germo dituntut berpikir jernih dalam kepungan godaan wanita-wanita cantik.
Para sufi, biksu dan pastur yang tidak menikah sepanjang hidupnya, ternyata tidak benar-benar anti-wanita. Layaknya topan badai, godaan wanita cantik justru akan merobohkan laki-laki yang berdiri kokoh menantang hukum alam. Sufi perlu memahami wanita, dalam rangka menjauhi wanita. Menurut Carl Jung, setiap lelaki memiliki aspek feminin dalam dirinya. Lelaki yang gagal berkomunikasi dengan sisi kewanitaan dalam diri cenderung mudah terperdaya wanita cantik.
Sebagai filsuf, Anda tidak boleh menyia-nyiakan wanita cantik dengan menjadikannya objek seksual semata; jadikan wanita cantik sebagai bait untuk menangkap ikan yang lebih besar. Ikan besar cuma mau terpancing bila umpannya cantik dan menarik. Ibnu Arabi menyelami keindahan Tuhan dalam tubuh Nizam—wanita cantik yang tak sengaja dilihatnya di depan Ka'bah; Dante Alighieri ditarik ke atas surga oleh Beatrice Portinari—wanita cantik yang telah menjadi obsesinya sejak usia muda.
Tidak ada komentar:
Posting Komentar